Politik

Politik Hari Ini; Pemilu Terberat Bagi Capres Prabowo

politik hari ini

Politik hari ini membahas mengenai Pilpres dan Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 2019 mendatang. Seperti telah diketahui bakal calon Presiden Prabowo Subianto sudah ketiga kalinya hingga saat ini mencalonkan diri sebagai Presiden RI. Pada dua Pemilu sebelumnya capres Prabowo kalah dengan Susilo Bambang Yudhoyono yang akhirnya memimpin 2 periode dan kemudian kalah dengan Joko Widodo yang kini menjadi Presiden RI. Tahun ketiga ini dianggap banyak pihak sebagai tahun terberat bagi Prabowo Subianto. Pasalnya selain harus kembali bersaing dengan Joko Widodo, Prabowo harus menghadapi gejolak yang ada di dalam koalisinya. Seperti diketahui partai Demokrat yang menjadi salah satu partai dalam koalisinya melaksanakan politik 2 kaki. Dibalik sikapnya yang berkomitmen untuk berkoalisi, Demokrat malah melakukan hal berlawanan dengan membiarkan kadernya mendukung pasangan capres lain.

Belum lagi sejumlah kasus yang melibatkan kader Gerindra seperti kasus hoax Ratna Sarumpaet ikut menggoyahkan reputasinya. Sekjen Partai Gerindra dengan tegas mengatakan jika memang Pilpres kali ini menjadi pertarungan yang terberat bagi Prabowo. Pemberitaan publik yang dianggap tidak berimbang juga ikut menyudutkan dan menggoyahkan koalisi Prabowo-Sandi. Belum lagi sikap para pengusaha saat ini yang tidak berani secara terbuka memberikan dukungannya kepada Prabowo.

Selebihnya Sekjen Partai Gerindra mengatakan jika saat ini Prabowo seperti sedang dikepung. Tidak boleh ada pemberitaan positif mengenai prabowo, tidak ada hasil survei yang boleh mengatakan jika Prabowo unggul. Pada politik hari ini, Capres Prabowo dan para pendukungnya seperti sengaja dibuat dalam suasana yang tidak memungkinkan untuk menang.

Namun lagi-lagi hal ini merupakan sebuah pernyataan dari Sekjen Gerindra yang harus ditanggapi dengan bijak. Agaknya kita perlu secara bersama-sama melihat fakta yang ada di lapangan sebelum memutuskan suatu sikap. Warga Indonesia harus menjadi pemilih cerdas yang tidak termakan provokasi. Pemilu harus dijadikan sebagai ajang pemersatu bangsa bukan sebaliknya. Siapapun yang menjadi bagian dari Pemilu 2019 harus bertarung secara sportif. Lebih lanjut mengenai hal ini akan kita ketahui di kabar selanjutnya politik hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *